Buntut Kelangkaan BBM di Bali Terus Berlanjut, KMHDI Badung Desak Prabowo Copot Bahlil dan Dirut Pertamina

oleh
oleh
PC KMHDI Badung meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri akibat tak mampu atasi krisis BBM di Bali. (FOTO: Istimewa/dok)

BADUNG, BBO.net – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Badung meminta Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Desakan tersebut tertuang dalam tujuh poin pernyataan sikap PC KMHDI Badung yang disampaikan Ketua PC KMHDI Badung, I Made Arya Bayu Suta, pada Jumat (16/10/2026). KMHDI Badung menilai krisis BBM yang yerus berlanjut selama hampir sepekan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali menunjukkan adanya persoalan dalam mitigasi dan penanganan pasokan energi. Organisasi mahasiswa ini meminta pemerintah pusat mengambil langkah tegas sekaligus memastikan persoalan distribusi BBM segera dituntaskan.

“Pemerintah harus memastikan persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak semakin membebani masyarakat,” demikian sikap yang disampaikan dalam pernyataan tersebut.

*Desak Pergantian Menteri ESDM dan Dirut Pertamina*

Selain meminta pergantian Menteri ESDM dan Dirut Pertamina, KMHDI Badung mendesak Kementerian ESDM menjamin ketersediaan serta kelancaran distribusi kuota BBM untuk Bali.

Mereka juga meminta pemerintah mengantisipasi dampak krisis BBM terhadap sistem kelistrikan agar gangguan pasokan energi tidak berkembang menjadi ancaman pemadaman listrik massal atau blackout.

Di sisi lain, Pertamina didesak segera mengirimkan 50 persen dari volume BBM yang berada di Integrated Terminal (IT) Manggis dan IT Pesanggaran guna membantu mempercepat pemulihan pasokan di Bali.

KMHDI Badung menilai langkah konkret diperlukan agar antrean di SPBU tidak terus berlarut dan aktivitas masyarakat maupun dunia usaha dapat kembali berjalan normal.

*Gubernur Bali dan Bupati Badung Diminta Intens Terjun Langsung Pantau SPBU*

Desakan juga ditujukan kepada pemerintah daerah. Gubernur Bali, I Wayan Koster yang sudah beberapa kali turun langsung ke SPBU agar mengajak jajaran Disnaker ESDM Bali dan Dinas Kesehatan Bali lebih intens terjun langsung ke SPBU yang mengalami antrean padat.

Selain memantau situasi, mereka diminta menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang harus mengantre BBM dalam waktu lama.

Tuntutan serupa disampaikan kepada Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama jajaran terkait. Pemerintah Kabupaten Badung diminta mendatangi titik-titik SPBU yang mengalami antrean panjang sekaligus menghadirkan fasilitas kesehatan gratis bagi warga. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.