JAKARTA, BBO.net – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, harus mengakhiri langkahnya pada babak perempat final turnamen Korea Open 2026 usai mengakui keunggulan wakil Jepang, Akane Yamaguchi.
Kendati mengalami kekalahan, pemain yang mengawali perjuangannya dari babak kualifikasi ini mengaku tetap bersyukur dan puas dengan pencapaian hingga babak delapan besar, meski menegaskan tetap memiliki ambisi untuk meraih hasil yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Di luar hasil hari ini, saya pasti senang banget karena enggak mudah juga bisa mencapai babak delapan besar apalagi harus melewati kualifikasi dengan lawan-lawan yang tangguh. Hanya tentunya saya enggak puas juga, pasti ingin hasil yang lebih lagi,” ujar Kadek dikutip dari keterangan resmi PBSI, Jumat (6/11/2026).
Mengenai jalannya pertandingan melawan Akane Yamaguchi, Kadek mengevaluasi bahwa dirinya belum mampu mengimbangi tempo permainan cepat yang diterapkan sang lawan, sehingga kerap melakukan kesalahan sendiri di lapangan.
“Saya kurang bisa menahan bola-bola dia jadi mudah mati sendiri. Pengembalian lob-nya sangat dalam dan jauh dari jangkauan, itu membuat saya sangat kesulitan,” tutur Kadek menjelaskan kendala teknis yang dihadapi.
Hasil di ajang Korea Open 2026 ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Kadek, terutama dalam hal ketahanan fisik untuk bersaing di tingkat atas.
“Ke depan pasti harus lebih kuat lagi fisiknya, karena pasti kalau lawannya pemain top itu memang enggak gampang mati, bolanya juga susah-susah,” pungkasnya. (*/bbo)







