BADUNG, BBO.net – Sebanyak 1.300 karateka muda dari berbagai dojo unjuk gigi dalam laga Bupati Badung Cup Open 2026 yang digelar Federasi Olahraga Karatedo Inonesia (FORKI) Kabupaten Badung sejak 6 hingga 8 November 2026 di GOR Purna Krida, Badung.
Kejuaraan terbuka ini menjadi panggung bagi pembinaan atlet usia dini hingga kelas prestasi yang dirancang untuk melahirkan generasi ksatria baru di Bali.
Bagi Pengkab FORKI Badung, kejuaraan ini adalah kristalisasi dari komitmen panjang mereka dalam menjaga regenerasi atlet, setelah sukses mengirimkan atlet-atlet terbaiknya ke kancah nasional seperti Kejurnas PB Forki di Bandung pertengahan tahun lalu. Kini giliran gumi keris yang bertindak sebagai tuan rumah untuk menjaring mutiara-mutiara terpendam dari berbagai dojo.
Ketua Panitia Kejuaraan Karate Bupati Badung Cup 2026, Wayan Usadi mengatakan, kategori yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini mencakup nomor kata (keindahan jurus) yang membutuhkan presisi tinggi serta kumite (pertarungan) yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan sportivitas tanpa batas.
“Peserta dari perwakilan dojo di semua aliran karate yang ada di Bali dengan jumlah peserta sekitar 1.300 karateka mulai dari usia dini hingga kategori dewasa ikut ambil bagian pada event kali ini. Mereka dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok open dan festival,” terangnya.
Menurut Usadi, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi setiap dojo yang aktif melakukan pembinaan karateka usia dini, sebagai media evaluasi untuk mengetahui sejauh mana program pelatihan yang dirancang para pelatihnya dapat diserap maksimal oleh para karatekanya.
Sementara Binpres FORKI Badung, Nyoman Yadnya mengatakan, sebagai tuan rumah tentu pihaknya memanfaatkan momen ini sebagai bagian dari evaluasi pembinaan yang dilakukan Pengurus FORKI Badung dan sekaligus memberi kesempatan bagia para karateka yunior untuk menambah jam terbang bertanding. Demikian juga dengan karateka senior yang dipersiapkan untuk Porprov Bali XVII/2027 yang akan digelar September tahun depan untuk dapat menunjukkan kesiapannya.
Sekum Forki Badung Ketut Murti yang mengawal kegiatan dan seluruh pertandingan menyatakan Pemerintah Kabupaten Badung mendorong dan memberikan apresiasi, serta dukungan penuh terhadap event yang menjadi program KONI Badung.
“Bupati badung mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini sebagai menekankan bahwa wadah untuk menggali bibit-bibit potensial dan melahirkan atlet karate berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Badung khususnya dan Bali pada umumnya di kancah nasional, regional dan internasional,” demikian Murti. (*/bbo)






