Beritabalionline.net – Band Lawang Pitu alias L7, kembali menggebrak blantika musik Indonesia dengan meluncurkan album baru mereka yang berjudul ‘Anugerah Harmoni’.
“Pada Album Anugerah Harmoni, kami menghadirkan lagu bernuansa metal dan sebagian slow rock,” kata pemilik ACC Studio Asisi Basuki dalam konferensi pers saat peluncuran album di Hard Rock Cafe Bali, Kuta, Badung, Sabtu (15/6/2024).
Ia menerangkan, dalam lirik lagu mengajak segenap masyarakat Indonesia untuk lebih bersyukur, memegang teguh persatuan dan kesatuan, serta perdamaian dan lebih menghargai perbedaan.
Album ‘Anugerah Harmoni’ berisikan 10 lagu andalan, yaitu Penghianat, Atas Nama, Dagelan, Takdir, Ditikam Badai, Intrik, Manjadi Bermakna, Bercermin, Anugerah Harmoni, dan Semangat Juang pertiwi.
Lagu ‘Atas Nama’ dirilis di Hard Rock Cafe Jakarta pada 1 April 2022 dan ‘Dagelan’ diluncurkan di Hard Rock Cafe Bali.
Band yang eksis di era tahun 90-an ini akan melakukan tour untuk mempromosikan album Anugerah Harmoni di beberapa kota pada 12 Juni-1 Juli 2024, dimulai dari Bali, kemudian Blitar, Malang, Surabaya, Madiun, Yogyakarta, Semarang dan Wonogiri.
Band Lawang Pitu juga membuat video klip berjudul ‘Ditikam Badai’ dengan menampilkan model klip, Viola Priscilla yang tidak lain anak dari Asisi Basuki.
Di mana syuting video klip dilakukan di Pantai Gunung Payung dan di Legian, Kuta. Hal ini sebagai wujud kecintaan kami dengan Bali.
“Saya sangat berharap lagu pada album Anugerah Harmoni dapat diterima pecinta musik Tanah Air, dan dapat menjadi inspirasi bagi semua untuk tetap berjuang menuju Indonesia yang lebih baik,” ucap Asisi Basuki.
Ia menuturkan, mundurnya dua personel band Lawang Pitu (L7), Dody Katamsi (vokalis) dan Tommy Karmawan (gitaris) tak membuat grup musik bergenre rock/metal ini mandeg berkarya.
Kini band tersebut diisi barisan vokalis legendaris di antaranya Trison Manurung (Roxx,ex-Edane), Jibonez (gitaris), Sadtriyo (Junior-Koes Plus) pada gitar, Arif Rahman (drummer), dan Asisi Basuki alias ACC (bass).
“Dalam perjalanan kami mengalami perubahan personel dikarenakan kesehatan Dody Katamsi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan sehingga beliau mengundurkan diri, dan Tommy Kurniawan yang disibukkan dengan kegiatan galery lukisannya dan kembalinya band lama dia, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan dengan Lawang Pitu,” jelasnya. (agw)






