Bebas dari Penjara karena Mencuri Tas, Turis Perempuan Asal Australia Langsung Dideportasi

oleh
oleh
Turis perempuan asal Australia dideportasi. (FOTO: BBO/Ist)

Beritabalionline.net – Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar mendeportasi wisatawan perempuan warga negara Australia berinisial VLC (45) usai ia bebas dari penjara karena terlibat kasus pencurian.

“Deportasi ini merupakan langkah penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Bali, serta memastikan bahwa Indonesia tidak menjadi tempat bagi WNA yang tidak membawa manfaat,” kata Kepala Rudenim Denpasar Gede Dudy Duwita, Kamis (17/4/2025) di Denpasar.

Berdasarkan keterangan saksi, aksi pencurian berawal ketika VLC berjalan kaki di depan sebuah toserba di Jalan Subak Sari, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Rabu (30/10/2024) sekitar pukul 08.22 Wita.

Di sana VLC mengambil sebuah tas abu-abu muda berisi laptop merk HP warna silver di atas kursi di depan toko. Tas tersebut kemudian dibawanya masuk ke toko.

Setelah selesai berbelanja, perempuan yang datang pada 23 Oktober 2024 dengan menggunakan Visa Kunjungan untuk berwisata di Pulau Bali ini kembali melewati depan toko.

Lagi-lagi ia mengambil sebuah tas warna hitam berisi laptop MacBook Air di kursi yang sama dan membawanya pergi. Tak lama berselang, VLC diamankan petugas kepolisian.

Dalam proses persidangan, VLC dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana diatur dalam Pasal 362 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Ia divonis penjara selama 5 bulan dan menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Kerobokan. Bebas dari menjalani hukuman VLC diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar dan ditahan selama 17 hari.

Setelah itu pelaku dideportasi menuju Gold Coast, Australia dengan dikawal dua petugas Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Selasa (15/4/2025).

“Seluruh tahapan pendeportasian dilakukan sesuai prosedur dan berjalan tanpa kendala. Selain deportasi, VLC juga telah diusulkan dalam daftar penangkalan,” beber Dudy. (agw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.