Perampok Mahasiswi Sebelumnya Merampok Tiga Perempuan, Salah Satu Korbannya Warga Asing

oleh
oleh
Polisi tunjukkan barang bukti hasil pengungkapan kasus. (FOTO: Agung Widodo/Beritabalionline.net)

Beritabalionline.net – Sebelum ditangkap karena merampok dan memperkosa seorang mahasiswi, Viktorius Ariano Pukul (25) sebelumnya juga melakukan aksi perampokan dan menganiaya korbannya.

“Ada tiga orang korban, di mana salah satunya seorang perempuan warga negara asing,” kata Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Haselo, Senin (19/5/2025) di Denpasar.

Pelaku yang kedua kakinya ditembak polisi ini lebih banyak mengincar perempuan. Tidak hanya merampas tas dan handphone, Viktor juga menganiaya korban hingga luka parah.

Dari laporan polisi yang diperoleh Beritabalionline.net, pelaku melancarkan aksinya pada bulan Januari 2025, bulan Februari 2025 dan bulan April 2025.

“Untuk tempat kejadian perkara semuanya di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan. Pelaku beraksi pada saat dini hari serta pagi hari,” jelas Kastreskrim.

Pria asal NTT ini ditangkap setelah ia merampok serta memperkosa mahasiswi berinisial G (19). Korban awalnya tengah menunggu bus di Jalan Kampus Unud, Gang Pondok Mekar, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Selasa (13/5/2025) sekitar pukul 05.30 Wita.

Tak lama datang pelaku mengendarai sepeda motor dan menawari korban ojek. Karena ditolak, Viktor kemudian memarkir motor setelah itu menghampiri korban sembari menodongkan pisau.

Di sana korban ditarik paksa ke semak-semak sembari dipukuli wajahnya. Karena terus berontak, korban lalu diikat kaki dan tangannya dengan menggunakan kain.

Ketika korban sudah tak berdaya, pelaku kemudian memperkosanya. Sadisnya lagi, sembari melakukan pemerkosaan pelaku juga memaksa korban agar memberitahu PIN M-bankingnya.

“Pelaku selanjutnya kabur membawa dompet berisi KTP, kartu mahasiswa, kartu ATM dan handphone merk Samsung A52 milik korban,” beber Kasatreskrim.

Menerima laporan dari korban, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan dibantu Jatanras Satreskrim Polsresta Denpasar melakukan penyelidikan.

Berbekal keterangan korban terkait ciri-ciri pelaku serta kendaraan yang dipakai pelaku, petugas kepolisian memperoleh informasi keberadaan Viktor.

Pria asal NTT ini ditangkap di Jalan Juwet Sari, Taman Pancing, Denpasar Selatan, Sabtu (17/5/2025). Pada saat dibawa untuk pengembangan, ia melakukan perlawanan sehingga kedua betis kakinya ditembak. (agw)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.