KARANGASEM, BERITABALIONLINE.net – Rangkaian Upacara Baligia Puri Agung Karangasem kembali berlanjut dengan pelaksanaan prosesi mepeed pada Jumat (18/7/2025). Ribuan orang turut dalam prosesi Ngajum atau Mendak Ida Bathara Lingga ke Piadnyan. Dimana prosesi mepeed dimulai dari Puri Agung Karangasem menuju Piadnyan yakni Taman Ujung, menempuh jarak sekitar 4,5 kilometer.
Manggala karya, Anak Agung Parta Wijaya menerangkan bahwa hari ini merupakan momen penting, di mana Ida Bathara Lingga dituntun menuju piadnyan, diiringi 17 puspa purit serta 87 puspa dari pengiring. Prosesi ini bermakna sebagai penghormatan spiritual, di mana Ida Bathara Lingga akan linggih di piadnyan dan menuntun seluruh Bathara lainnya dalam prosesi suci ini.
“Prosesi hari ini disaksikan langsung oleh Ida Cokorda Mengwi XIII yang baru saja menjalani abhiseka. Dalam kesempatan ini, beliau juga menyumbangkan penari Baris Tombak atau Baris Gede sebagai bagian dari iring-iringan,” Kata Anak Agung Partha Wijaya.
Hal serupa juga dikatakan Prawartaka karya, Anak Agung Made Kosalya. “Betara Lingga dituntun dari Merajan Ageng Puri Agung ke Piadnyan dengan tujuan untuk menjadi penuntun bagi Puspa Puspa yang di upacarakan menuju ke tempat menyatunya dengan Sang Hyang Widhi,” Katanya.

Mepeed sendiri dilaksanakan pukul 15.00 WITA, diikuti oleh 35 banjar adat di bawah naungan Desa Adat Karangasem, masing-masing mengirimkan sekitar 25 orang, sehingga total peserta dari banjar mencapai sekitar 800 orang. Jika ditambah iringan kerabat, pemangku/sulinggih, penari Baris Tombak/Gede, Gebug Ende, serta Baleganjur, jumlah keseluruhan peserta prosesi mencapai sekitar 2.000 orang.
Setelah upacara Mepeed Mendak Betara Lingga Puri dilanjutkan dengan upacara Ngadegang Betara Lingga dan Puspa. Upacara berlangsung pada petang hari dan semua yang punya Puspa ngaturang persembahyangan ngaturang bakti kepada Ida Betara Lingga dan kepada masing masing Puspa. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, sekaligus menjadi wujud nyata pelestarian adat, budaya, dan spiritualitas masyarakat Karangasem. (ami)








