DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Remaja perempuan sebut saja Bunga (16) menjadi korban pelecehan ketika menjalani program Praktek Kerja Lapangan (PKL) di sebuah hotel di kawasan Seminyak, Kuta, Badung.
“Anak saya trauma. Kami berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” kata ibu korban saat ditemui awak media, Kamis (18/9/2025) di Denpasar.
Kepada sang ibu, Bunga mengaku mendapat perlakuan tidak pantas dari dua orang atasannya sejak awal ditempatkan di bagian dapur hotel.
Kedua atasannya yakni Kepala Kitchen dan Senior Kitchen sering memegang bagian tubuhnya. Bahkan salah satunya pernah mengajak menginap di hotel.
“Saya sempat dipaksa untuk check-in di kamar hotel. Saya langsung menangis dan menghubungi ibu saya karena sangat ketakutan. Saya tidak terima dengan perlakuan pimpinan saya,” tutur Bunga didamping ibunya.
Kasus dugaan pelecehan ini kemudian dilaporkan ke ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar, Senin (15/9/2025) dengan nomor: STTP/B/777/IX/2025/SPKT/Polresta Denpasar/Polda Bali.
Menurut keterangan ibu korban, pascakejadian Bunga kerap murung dan menangis di rumah. Sehingga pihak keluarga menyatakan tidak bisa menerima perlakuan tersebut.
“Keluarga besar berharap kasus ini segera diproses hukum demi memberikan keadilan,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah melalui layanan pesan singkat WhatsApp customer service, pihak hotel terkesan enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Maaf, ini nomor khusus untuk customer saja. Silakan tanyakan langsung ke yang bersangkutan (korban),” tulis pihak hotel dalam tanggapannya.
Di sisi lain, pihak manajemen hotel belum memberikan klarifikasi resmi terkait laporan pelecehan seksual yang diduga melibatkan dua staf seniornya. (agw)







