DENPASAR, BERITABALIONLINE.net – Uang sebesar belasan jutaan rupiah milik Yayasan Solefamily Bali, Jalan Merdeka Raya No.8X Kuta, Badung dibawa kabur oleh salah satu staf yayasan berinisial TAM alias Thito (20).
“Selain uang tunai sebesar Rp11,5 juta, dia juga mengambil laptop milik yayasan, kasur dan meja kayu jati,” terang Presiden Direktur Yayasan Solefamily Bali Yuli Utomo, SH, MH, Senin (6/4/2026) di Denpasar.
Aksi pencurian oleh pelaku yang lulusan S1 Farmasi ini pertama kali diketahui Yuli Utomo seusai ia kembali dari luar negeri, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 19.57 Wita.
Mendapati uang dan laptop hilang di lemari ruangan admin hilang, ia lalu membuka rekaman CCTV. Di sana terlihat pelaku melancarkan aksinya, Sabtu (28/3/206) sekitar pukul 14.52 Wita.
Pelaku yang baru tiga bulan bekerja di TKP tersebut dengan tenang masuk ke ruangan admin yang dalam kondisi sepi dan mengambil uang tunai serta laptop.
Setelah kejadian, Yuli Utomo menghubungi sopirnya bernama Kadek Numiana (48) untuk mendatangi kos pelaku di seputaran Jalan Kebo Iwo Utara, Denpasar Barat.
Namun setelah dicari, alamat kos tersebut ternyata palsu, dan pelaku yang merupakan staf bagian admin di yayasan tidak ada serta keberadaannya tidak diketahui.
Dijelaskan Yuli, kasus pencurian telah dilaporkan ke Polsek Kuta pada tanggal 30 Maret 2026. Hanya saja hingga kini belum ada tindakan apapun dari kepolisian, sehingga pelaku masih bebas berkeliaran.
“Saya sempat menghubungi Titho dan dia mengaku terus terang telah mengambil uang dan laptop. Setelah itu handphonenya tidak dapat dihubungi,” tuturnya. (agw)






