BADUNG, BERITABALIONLINE.net – Sebanyak 23 peserta dari berbagai negara anggota International Civil Aviation Organization (ICAOl) di kawasan Asia Pasifik, mengikuti pelatihan instruktur keamanan penerbangan tingkat nasional.
“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan personel Airport Security bandara, yang merupakan salah satu unsur pelayanan di garis terdepan,” kata General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Nugroho Jati, Selasa (12/5/2026) di Badung.
Dijelaskan, pelatihan bertaraf internasional yang berlangsung, 4-8 Mei 2026 digelar bersama Kementerian Perhubungan, dan organisasi penerbangan sipil internasional.
Hal tersebut untuk meningkatkan kompetensi personel keamanan penerbangan, memperkuat komitmen dalam mendukung peningkatan standar keamanan penerbangan, sekaligus memperkuat kolaborasi regional di bidang keamanan penerbangan.
Menurut Nugroho, aspek keamanan merupakan salah satu aspek paling penting dalam operasional kebandarudaraan dan penerbangan, termasuk Bandara Ngurah Rai sebagai pintu gerbang udara masuk Bali.
“Bali merupakan salah satu destinasi wisata paling diminati di dunia dengan trafik lebih dari 24 juta penumpang per tahun, maka dibutuhkan personel Airport Security dengan kemampuan berstandar internasional untuk memastikan keamanan bandara,” bebernya.
Ia menambahkan, 23 peserta yang ikut pelatihan di antarnya 11 orang dari Indonesia, Vietnam 4 peserta, Makau, Republik Rakyat Tiongkok 4 peserta, Timor Leste 2 peserta, serta Maladewa dan Kepulauan Solomon dengan masing-masing satu peserta.
Selama pelaksanaan ICAO Aviation Security National Instructors Course, peserta mendapatkan pelatihan teknis maupun kemampuan instruksional dari instruktur ICAO.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh untuk memperkuat sistem keamanan penerbangan di organisasi maupun negara masing-masing.
“Ini sekaligus meningkatkan kualitas penyampaian pelatihan sesuai standar ICAO. Kami berharap penguatan kerja sama dan pertukaran pengalaman antarnegara dapat tercipta dengan terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya. (agw)







