DENPASAR, BBO.net – Putu Yudi Atmika kembali dipercaya memimpin (ketua umum) Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (Pengprov FPTI) Bali masa bhakti 2026-2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) FPTI Bali digelar di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bali, di Denpasar, Minggu (19/7/2026).
Ini menjadi periode kali ketiga bagi Yudi Atmika dipercaya memimpin organisasi Panjat Tebing di Pulau Dewata.
Usai membuka Musprov tersebut, Sekretaris Umum (Sekum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali, I Ketut Jagra Sunu mengatakan kompetensi Putu Yudi Atmika dalam memimpin organisasi memang tidak diragukan lagi. Dari segi pembinaan dan prestasi, FPTI Bali telah mampu mencetak juara dunia yakni Desak Made Rita Kusuma Dewi.
”Pak Yudi itu dia sudah sarat dengan berbagai pengalaman organisasi keolahragaan. Saya mempunyai ekspektasi tinggi terhadap beliau. Desak Rita itu salah satu ikon FPTI Bali yang telah terbukti, dan asli memang hasil binaan FPTI Bali,” ujarnya.
Usai terpilih, Yudi Atmika mengatakan, sejatinya dirinya ingin memberikan kesempatan bagi figur lainnya untuk memimpin FPTI Bali. Namun hingga 4 bulan pelaksanaan Musprov diundur, belum ada sosok yang mengajukan diri. Termasuk saat kepulangan Desak Rita ke Bali, sang juara dunia itu juga secara khusus meminta Putu Yudi Atmika tetap memimpin Panjat Tebing Bali.
”Saya secara pribadi sudah mohon ada regenerasi, atau teman-teman yang sudah lama di FPTI bisa mengabdi untuk FPTI Bali. Tapi waktu atlet kita Desak Rita pulang, dia berharap agar saya bisa mendampingi dia terutama bisa sampai Olimpiade 2028 nanti. Itulah menjadi pertimbangan teman-teman untuk dilakukan Musprov agar ketentuan AD/ART itu terpenuhi,” terang Yudi Atmika.
Terhadap kepercayaan atlet serta Pengkab/Pengkot yang begitu besar, Yudi Atmika akhirnya bersedia memimpin kembali FPTI Bali untuk tiga periode. Program prioritas yang akan dikerjakan di periode ini yakni mencetak pelapis dan regenerasi untuk mengikuti jejak Desak Rita menjadi atlet dunia.
Yudi Atmika berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali untuk membangun papan panjat berstandar Internasional agar memudahkan pembinaan atlet dan memperbanyak kompetisi di Bali. (*/bbo)






