DENPASAR, BBO.net – Kabar duka menyelimuti keluarga besar mantan Gubernur Bali almarhum Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Sang istri, I Gusti Ayu Badri, berpulang dalam usia 97 tahun saat menjalani perawatan di Bali Royal Hospital (BROS), Denpasar, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.
Kabar tersebut dibenarkan pihak keluarga dan disampaikan kepada publik melalui unggahan putra bungsunya, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Mantan Wali Kota Denpasar yang kini menjadi anggota DPD RI itu mengenang sang ibu sebagai pelita yang selama 97 tahun menerangi perjalanan keluarga Mantra.
“Kami ikhlas melepas ibu dalam cahaya kedamaian abadi semesta,” tulis Rai Mantra melalui media sosialnya.
Rai Mantra meyakini kasih dan cahaya sang ibu akan tetap menyatu dengan semesta serta menjadi penerang bagi keluarga yang ditinggalkan. Ia menyadari pengabdian seorang anak tidak akan pernah mampu membalas seluruh kasih sayang dan pengorbanan seorang ibu.
“Memargi Ibu, dumogi amor ing acintya, ngamolihang genah becik, mewali ring sangkan paraning dumadi,” lanjutnya.
Saat almarhumah menjalani perawatan, Rai Mantra diketahui tengah melaksanakan kunjungan kerja DPD RI di Lampung. Selama berada di rumah sakit, sang ibu didampingi istri Rai Mantra, Ida Ayu Selly Mantra.
I Gusti Ayu Badri dikenal sebagai sosok bersahaja yang mendampingi perjalanan panjang pengabdian Prof. Ida Bagus Mantra dalam bidang pendidikan, kebudayaan, pemerintahan, hingga diplomasi. Ia turut menjadi saksi perjalanan sang suami ketika merintis pendidikan tinggi di Bali, memimpin Universitas Udayana sebagai rektor pertama, hingga menjabat Gubernur Bali selama dua periode pada 1978–1988.
Prof. Ida Bagus Mantra juga pernah mengemban tugas sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk India, serta anggota Dewan Pertimbangan Agung RI. Tokoh besar pendidikan dan kebudayaan Bali tersebut berpulang pada 10 Juli 1995.
Di tengah besarnya tanggung jawab publik sang suami, I Gusti Ayu Badri dikenal konsisten menjaga keharmonisan keluarga sekaligus menanamkan keseimbangan antara nilai luhur tradisi Bali dan pendidikan modern kepada putra-putrinya.
Dari pernikahannya dengan Prof. Ida Bagus Mantra, mendiang I Gusti Ayu Badri dikaruniai lima putra-putri, yakni Ida Ayu Wijayanti, Dr. Ida Bagus Putra Diksotama Mantra, Ida Bagus Oka Udayana, Ida Bagus Gde Wirawibawa Mantra, dan Dr. Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra.
Dua putranya, Ida Bagus Oka Udayana dan Ida Bagus Gde Wirawibawa Mantra, telah berpulang lebih dahulu. Ida Bagus Gde Wirawibawa Mantra meninggal dunia pada 26 Agustus 2023.
Kepergian I Gusti Ayu Badri menutup satu babak perjalanan keluarga yang memiliki jejak panjang dalam pembangunan pendidikan, kebudayaan, dan pemerintahan di Bali. Ucapan belasungkawa serta doa pun mengalir dari berbagai kalangan melalui media sosial untuk almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.
Terkait rangkaian Upacara Palebon (kremasi) mendiang I Gusti Ayu Badri, sesuai dengan informasi yang redaksi terima dari pihak kerabat keluarga menyebutkan, Upacara Nyiramin/Ngeringkes akan dilaksanakan di Griya Seba Sari, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, pada Minggu (13/9/2026). Untuk upacara Palebon dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026). (*/bbo)








