JAKARTA, BBO.net – Nama Letnan Jenderal TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana kini menjadi satu-satunya putra dari Bali yang dipercaya Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Pria lulusan Akmil 1987 kelahiran Sanur, Denpasar, Bali, 5 Februari 1964 ini menjadi salah satu dari sejumlah tokoh yang dilantik sebagai anggota Wantimpres pada Jumat, 2 Oktober 2026. Ia memiliki latar belakang panjang di dunia militer dan birokrasi pertahanan. Sebelum masuk Wantimpres, Purwalaksana merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan pengalaman di satuan elite serta Kementerian Pertahanan.
Dalam perjalanan karier militernya, Purwalaksana memiliki pengalaman di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) serta Pasukan Para Raider. Kariernya kemudian berkembang melalui berbagai jabatan komando dan struktural di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Sejumlah jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Komandan Yonif Linud 328/Dirgahayu, Komandan Kodim 0419/Tanjung Jabung, Komandan Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad, hingga Komandan Korem 163/Wira Satya.
Jabatan sebagai Danrem 163/Wira Satya juga menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya karena satuan tersebut berada di Bali. Karier Purwalaksana kemudian berlanjut ke Kementerian Pertahanan.
Ia pernah dipercaya sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kemhan pada 2017-2019, kemudian menjabat Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemhan pada 2019.
Setelah itu, Purwalaksana menduduki posisi Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan. Dalam kapasitas sebagai Irjen Kemhan, ia berpangkat Letnan Jenderal atau jenderal bintang tiga.
Dokumen Kementerian Pertahanan juga mencatat Purwalaksana sebagai Inspektur Jenderal Kemhan dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara yang disampaikan pada 2022.
Saat menjabat Irjen Kemhan, salah satu tugas yang berada dalam lingkup Inspektorat Jenderal adalah pengawasan internal di lingkungan Kementerian Pertahanan. Hal tersebut disampaikan Purwalaksana dalam kegiatan serah terima jabatan di lingkungan Itjen Kemhan pada Mei 2021.
Masa pengabdian Purwalaksana tidak berhenti setelah menyelesaikan karier militernya. Sejak 2022, ia dipercaya menjadi Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Ketahanan Pangan.
Posisi tersebut menempatkannya pada isu yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan kepentingan strategis pertahanan. Pengalaman panjangnya di lingkungan militer dan Kementerian Pertahanan kini menjadi bagian dari latar belakang yang dibawanya ketika menjalankan tugas baru sebagai anggota Wantimpres.
Perjalanan Ida Bagus Purwalaksana menjadi salah satu catatan menarik bagi Bali. Putra Sanur ini memulai perjalanan sebagai taruna Akmil hingga mencapai pangkat Letnan Jenderal. Ia kemudian menjalani berbagai penugasan, mulai dari satuan tempur dan komando wilayah hingga menduduki jabatan strategis di Kementerian Pertahanan.
Kini, setelah melewati perjalanan panjang tersebut, Purwalaksana dipercaya menjadi bagian dari Wantimpres, yang merupakan lembaga yang memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden serta berkedudukan di bawah Presiden.
Dengan latar belakang militer, pengalaman birokrasi pertahanan, serta penugasan di bidang ketahanan pangan, Purwalaksana membawa pengalaman tersebut ke dalam peran barunya di lingkungan kepresidenan.
Bagi Bali, penunjukan Ida Bagus Purwalaksana sebagai Wantimpres tersebut menambah daftar putra daerah yang mendapat kepercayaan untuk menjalankan tugas di tingkat nasional. (*/bbo)








