Jalankan Bisnis Pinjaman Online, Belasan Warga Asing Diciduk Imigrasi Ngurah Rai

oleh
oleh
Petugas Imigrasi Ngurah Rai mengamankan belasan WNA karena membuka bisnis pinjaman online. (FOTO: BBO/Ist)

BADUNG, BBO.net – Sebanyak 17 warga negara asing (WNA) terdiri dari 15 orang asal Malaysia dan 2 orang asal Singapura digelandang ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai karena kedapatan membuka usaha pinjaman online.

“Dari hasil pemeriksaan lanjutan, kegiatan ini dikelola oleh 3 orang sebagai manajer, sementara sisanya berperan sebagai admin,” kata Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Muhamad Novyandri, Senin (26/10/2026) di Badung.

Penangkapan belasan WNA atas penyalahgunaan izin tinggal dilakukan saat Imigrasi Ngurah Rai menggelar Operasi Keimigrasian Mandiri di sebuah vila di kawasan Dalung, Kuta Utara, Badung pada 22 Oktober 2026.

Petugas sempat kesulitan ketika hendak menggeledah vila tersebut, meski telah mencoba menghubungi penghuninya sebanyak tiga kali.

Lantaran tidak mendapat jawaban, petugas memutuskan mendobrak pintu masuk vila bagian depan yang digunakan para pelaku sebagai markas.

Ketika berhasil memasuki vila, petugas Imigrasi Ngurah Rai melihat tiga orang berusaha melarikan diri dengan melompati tembok belakang. Namun petugas telah sigap dan menangkap ketiganya.

Setelah itu belasan WNA yang lain yang ada di dalam vila dikumpulkan. Tim lalu menuju lantai dua vila. Di sana ditemukan tiga ruangan yang dilengkapi komputer, monitor, handphone, dan USB flashdisk.

Oleh petugas, 17 warga asing yang semuanya laki-laki bersama barang bukti langsung dibawa ke Kantor Imigrasi Ngurah Rai guna diperiksa secara mendalam.

Dalam pemeriksaan terungkap modus pelaku yakni mempublikasikan jasa melalui iklan di Facebook dan menautkan ke berbagai nomor WhatsApp (WA).

Selanjutnya mereka melakukan identifikasi pelanggan dengan mengumpulkan informasi pekerjaan, slip gaji, kontak darurat, dan informasi personal lainnya.

“Sejauh ini, target pelanggan yang disasar oleh mereka merupakan sesama orang asing, belum ditemukan ada WNI yang menjadi pelanggan,” beber Novyandri. (agw)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.