DENPASAR, BBO.net – Polresta Denpasar mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan pengamanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), menyusul belum stabilnya pasokan bahan bakar minyak (BBM).
“Sebanyak 588 personel kami siagakan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di SPBU yang berada di wilayah Denpasar dan Badung,” ucap Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D Simatupang, Rabu (14/10/2026) di Denpasar.
Pengerahan ratusan personel kepolisian tersebut guna memastikan aktivitas masyarakat di SPBU dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Hal ini sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat, serta kepadatan antrean kendaraan saat melakukan pengisian BBM.
Kapolresta mengatakan, pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi dan jajaran Polsek.
Dirinya juga memastikan personel yang diterjunkan tidak hanya bersifat statis, tetapi dapat bergerak menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.
“Personel tidak hanya melakukan pengamanan di dalam area SPBU, tetapi juga melakukan pengaturan apabila terjadi kepadatan kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas,” ujar Kombes Leonardo.
Ditambahkan, kehadiran polisi di SPBU diharapkan dapat memastikan proses pengisian BBM berjalan tertib, aman dan lancar, sekaligus mencegah antrean kendaraan meluber hingga mengganggu arus lalu lintas di jalan raya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetap mengikuti aturan dan arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama berada di lokasi SPBU.
“Tidak perlu panik dengan melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Ikuti aturan yang berlaku dan arahan petugas di lapangan. Yang terpenting, jangan sampai antrean BBM mengganggu keselamatan dan kelancaran pengguna jalan lainnya,” tegasnya. (agw)






